GEJALA DEGRADASI MORAL

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

GEJALA DEGRADASI MORAL

Post  sutanmudo on Fri Jan 06, 2012 1:36 pm

Hari ini 5 Januari 2012, berita sangat menyedihkan bahkan cenderung me-miriskan hati muncul di beberapa media online ibu kota. Seorang laki-laki tua mengalami sekarat karena serangan stroke di dekat sebuah halte trans Jakarta tidak dipedulikan oleh manusia-manusia yang berlalu-lalang disekitarnya. Lebih menyayat hati lagi, diinformasikan juga seorang Polantas yang melihatnya enggan juga membantu karena yang bersangkutan bukan korban laka lantas.
Astaghfirullah…… Subhanallah……. Apakah hal itu karena aroma kehidupan Ibu Kota yang sudah tidak peduli lagi kepada sesama. Bahkan kepada mahluq Allah yang sejenis, bukankah manusia adalah mahluq sempurna yang berakal dan pikiran, ataukah orang-orang tersebut merasa rugi waktu untuk sekedar peduli kepada sesama. Bukankah bagi seorang muslim sesama muslim itu adalah bagian dari anggota tubuhnya. Tengoklah kisah masa lalu yang mashur “bahwa seorang pelacur yang menolong seekor gaya yang kehausan menjadi ahli surga”. Wahai Saudara-saudaraku…… yang saudara lihat membutuhkan pertolongan tersebut adalah manusia, layaknya hukum mengurus jenazah, hal tersebutpun bisa menjadi pardlu kipayah. Mengapa Saudara-saudara tega membiarkan hal demikian…..?????
Yang terhormat Bapak Kapolri, apakah layak seorang anak buah Bapak Berlaku demikian, membiarkan orang sekarat tanpa pertolongan di depan mukanya. Dimanakah selogan bahwa POLISI ADALAH PELAYAN MASYARAKAT.
Ya Allah penomena apa yang sedang terjadi di Negeriku ini ?. Bukankah Engkau telah memerintahkan dalam kitab-Mu yang Agung agar manusia berlomba-lomba berbuat kebaikan. Engkau sudah sangat jelas memerintahkan kami hamba-Mu untuk selalu berbuat lembut (Al-Kahfi, 19). Ya Allah janganlah Engkau timpakan kepada kami azab-Mu karena kami yang telah mendlolimi diri kami sendiri. Wahai Saudaraku, apakah menurut Saudara ini lucu…… dan akan terus dibiarkan begini, Saudaraku apakah sudah sejauh ini moral kita tererosi waktu. Jangan Sudaraku…. Sadarlah bahwa dunia ini hanya persinggahan sekejap mata. Apakah yang hendak kamu cari di dunia yang hanya sekejap itu.

Saudaraku…. Sadarlah bahwa kita ada dari yang tadinya tidak ada, Saudaraku sesungguhnya siapa yang telah mengadakan kita, untuk apa kita diadakan, dan apakah kita akan tetap ada. Saudaraku berlombalah untuk mencari jawabannya… galilah tanda-tanda yang telah diberikan-Nya di alam semesta ini.
Wahai Saudaraku Al-Quran adalah sumber dari segala pelajaran yang perlu engkau gali. Kisah-kisah teladan, perintah mulia, peringatan-peringatan, dan janji-janji Allah serta azab yang ditimpakan kepada yang telah berpaling dari-NYA adalah nyata dan Allah tidak akan pernah mengingkari janji-Nya. Mari kita bersama-sama untuk terus belajar, belajar, dan belajar memaknai kehidupan ini berlandaskan Al-Quran dan Hadist.
Yakinlah Saudaraku dengan berpegang teguh kepada Al-Quran dan Hadist hidup kita tidak akan merugi. Kejadian-kejadian yang memilukan dan memalukan tidak akan pernah terjadi dan terbiarkan. Bersatulah wahai Suadara untuk bersama-sama menegakan hukum Allah yang sudah menjadi suatu ketetapan di alam jagad raya ini. Tidak ada sesuatupun yang luput dari kuasa-Nya dan dari rencana-Nya. Saudaraku kita adalah bagaikan puzzle yang merupakan bagian kecil dari alam semesta yang tidak terlepas hukum dan ketetapan-Nya. Karena itu ……ikhlas dengan ketetapan-Nya adalah satu-satunya jalan agar kita menjadi manusia yang sempurna dan mulia di hadapan-Nya.

Palembang
Awal 2012.

sutanmudo

Jumlah posting : 3
Join date : 06.01.12

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik